Sejarah Tentang Real Madrid

Real Madrid CF mungkin telah mencapai semua yang bisa dicapai oleh klub sepak bola. Dengan rekor 33 gelar La Liga, 19 trofi Copa del Rey, 13 Piala Eropa/Liga Champions yang sensasional dan 2 Piala UEFA, Real tidak ada duanya dalam kompetisi untuk klub sepak bola terbesar sepanjang masa. Sementara klub menikmati persaingan sengit dengan Barcelona (El Clásico) dan Atlético Madrid (El Derbi Madrileño), Real telah menjadi klub yang paling didukung di negara ini untuk sebagian besar sejarahnya. Banyak pemain terbaik di dunia pernah bermain di klub berbaju putih, termasuk legenda seperti Alfredo Di Stéfano dan Ferenc Puskás.

Pada tangga 6 Maret Tahun 1902, Klub Real Madrid tersebut didirikan oleh sekelompok yang memang merupakan suatu penggemar dari Spanyol itu sendiri, Sehingga pada zaman itu Sepakbola Real Madrid dikenal oleh seluruh dunia yang mana hingga saat ini klub tersebut sering di sebut sebagai klub yang memiliki emosional paling keras dalam permainan sepakbola pada Liga Spanyol dan Liga Champions.

Sejarah

Meskipun klub ini didirikan pada tahun 1902, awalnya bernama Madrid Football Club; Baru pada tahun 1920 Raja Alfonso XIII menganugerahkan mereka gelar “nyata” – atau “kerajaan” dalam bahasa Inggris. Tahun-tahun awal ini cukup situs judi slot online resmi sukses bagi Real, sebagaimana dibuktikan dengan empat kemenangan Copa del Rey berturut-turut dari tahun 1905 hingga 1908. Dengan pecahnya Perang Dunia II, Real bisa membanggakan dengan dua gelar La Liga dan tujuh trofi Copa del Rey.

Koneksi Real Madrid dan Jenderal Franco

Dalam sebuah artikel tentang sejarah Real Madrid, akan salah jika tidak menyebut Jenderal Franco, diktator Spanyol yang kepemimpinannya berlangsung selama lebih dari lima dekade dan tim favoritnya adalah Real Madrid, yang melayani tim dengan beberapa bantuan yang tidak adil selama bertahun-tahun.

Generasi baru

Awal 80-an melihat klub sedikit menurun, tetapi mereka segera kembali dengan generasi “La Quinta del Buitre” berbakat yang terdiri dari lima lulusan akademi muda dan dipimpin oleh Emilio Butragueño yang hebat. Setelah periode awal perjuangan, Real menyelesaikan dekade dengan lima gelar La Liga berturut-turut dan dua trofi Copa del Rey. Selama waktu inilah Real hanya mengklaim dua Piala UEFA mereka, pada tahun 1985 dan 1986.

Galaksi

Presiden Real Madrid pada tahun 2000-an, Florentino Pérez, bertanggung jawab atas beberapa transfer terbesar dalam sepak bola internasional. Idenya untuk membentuk tim terbaik adalah membeli nama-nama besar dan tidak terlalu memikirkan keseimbangan tim. Kemudian Florentino Pérez adalah presiden klub yang menyatukan tim superstar, yang terkenal disebut Galácticos. Era Galácticos Real Madrid termasuk pemain seperti Zinedine Zidane, Luis Figo, David Beckham, Christiano Ronaldo dan Roberto Carlos.

Hutang

Sebagai hasil dari biaya transfer yang besar dan upah untuk pemain bintang, Real Madrid terkenal dengan hutangnya yang besar. Menurut profesor Spanyol José Maria Gay de Liébana utang pada akhir musim 2009-2010 adalah €659,9 juta. Kota Madrid telah membantu ekonomi tim, misalnya pada tahun 2001 dengan membeli tempat latihan klub seharga €480 juta.

Setelah kemudian, Hingga saat ini klub tersebut masih memilik beberapa hutang pada pihak-pihak terkait, Karena dengan begitu banyak dalam membeli sejumlah pemain dengan biaya transfer, Akan tetapi, Ini merupakan suatu ulasan mengenai sejarah berdirinya Klub Real Madrid tersebut dalam beberapa periode dari tahun ke tahun.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita Sepak Bola dan tag , , . Tandai permalink.